Trailer Dilan 1990
Novel Dilan merupakan sebuah novel best seller karya Pidi Baiq. Novel ini memiliki banyak penggemar, khususnya kalangan remaja. Gue salah satu dari jutaan remaja yang suka Dilan. Novel Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea berhasil bikin baper!
Banyak penggemar Dilan yang menunggu novel ini di Filmkan --termasuk gue--. Dan yak! Akhirnya 25 Januari 2018 kemarin, film Dilan resmi tayang di seluruh bioskop di Indonesia.
Bagi pembaca setia Dilan, mereka pasti memiliki ekspetasi yang tinggi terhadap tokoh Dilan dan Milea. Ya, dua tokoh tersebut merupakan tokoh utama dalam novel dan film ini. Sebelum film Dilan 1990 resmi diluncurkan, Ayah Pidi Baiq --sapaannya-- mengumumkan bahwa pemeran Dilan adalah Iqbal Muhammad dan pemeran Milea adalah Vanesha Prescilla. Banyak yang pro dan kontra terhadap pemeran Dilan. Termasuk gue yang kurang sreg karena Dilan diperankan oleh Iqbal, huf.
Dalam video bts Dilan 1990, Iqbal selaku pemeran Dilan mengatakan bahwa film ini merupakan "Visualisasi terbaik". Lantas bagaimana hasil film Dilan? Apa saja kelebihan dan kekurangan film ini?
1. Kelebihan dalam film ini adalah alur cerita yang sama persis dengan novel
Instagram @film.dilan1990
Banyak novel yang akhirnya di filmkan namun alur cerita tidak sesuai dengan aslinya. Berbeda dengan film Dilan 1990, setiap adegan sama persis dengan alur yang ada dalam novel. Bagi pembaca setia novel Dilan pasti setuju akan hal ini. Gue sampai nggak nyangka film ini alurnya akan sama persis, dan gue sangat menikmati alur cerita ini karena sama. Bahkan gue hampir hafal dengan setiap dialog dalam film ini. I'm Dilan Lovers hahaha.
2. Iqbal kelewat ganteng dan Vanesha kelewat cantik. Pas!
Instagram @film_dilan
Udah nggak perlu diraguin ya, Iqbal ya notabenya adalah boyband dan Vanesha seorang model cantik. Pemilihan tokoh yang pas dengan paras yang ganteng dan cantik. Sudah jadi pilihan Ayah Pidi Baiq, dan itulah yang terbaik. Waktu nonton film ini gue salfok sih sama senyum Iqbal yang emang manis banget hahaha. Setuju kan?
3. Dialog manis antara Dilan dan Milea, kok datar dan menggelikan ya?
Instagram @film_dilan
"Milea. Kamu cantik. Tapi, aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja."
"Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja."
"Jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, Milea. Nanti, besoknya, orang itu akan hilang!"
"Cemburu itu hanya untuk orang yang nggak percaya diri. Dan sekarang aku sedang tidak percaya diri."
"Tolong bilang ke ibumu. Aku mencintai anak sulungnya.”
“Tolong bilang juga ke Bunda. Terimakasih sudah melahirkan orang yang aku cintai.”
Kalian yang sudah baca novel Dilan pasti ingat dengan dialog manis diatas. Bikin meleleh dan gila sendiri bacanya hahahaha. Tapi beda waktu di film. Iqbal datar dan kaku ngomongnya, padahal dialog itu yang dinantikan. Harusnya sih manis, tapi jadi garing. Oke ini pendapat gue dan teman gue yang saat itu nonton bareng ya. Kalian punya pendapat? Sok we lah.
4. Iqbal terlalu manis dan polos, nggak keliatan bad boy
Instagram @iqbaal.e
Di novel, Dilan digambarkan sebagai cowok yang pemberani, anak motor, kocak, dan romantis. Kalian yang sudah baca novel Dilan pasti ngebayangin kalau Dilan itu cowok bad boy gitu. Tapi berbeda dengan film, entah kenapa Iqbal kurang berhasil dalam memerankan tokoh ini. Wajah Iqbal terlalu manis, imut, dan polos. Mungkin kesan ini sudah menempel pada Iqbal yang notabennya personil CJR.
5. Fight it's my favorite scene
Film Dilan 1990
Dari sekian banyak adegan, cuma 2 yang sangat gue suka, yaitu waktu Dilan ngehajar Suripto dan Dilan ngehajar Anhar.
Adegan Dilan ngehajar Suripto, bikin gue nggak bisa diem di kursi bioskop. Gelisah, panik, dan tegang. Sumpah sih, Iqbal laki banget disini!
"Suripto! Pengecut kau!" kata Dilan dengan emosi level dewa.
Dan dialog lanjutan waktu Dilan dibawa ke ruang guru menjelaskan kericuhan itu.
"Ibuku guru, kakaku guru, guru itu digugu dan ditiru, kalau dia mengajariku menampar, aku juga akan menampar."
Waahhh i'll standing applause for you lan❤
Adegan fight kedua yaitu Dilan berantem dengan Anhar, alasannya karena Anhar menampar Milea di warung Bi Eem. Disini Iqbal mulai keliatan "Dilan"nya. Anhar nonjok Dilan dan kepala Dilan kebentur ke tembok, tiba-tiba Dilan masang wajah kesakitan tapi tetep keren. Fix gue meleleh! Hahaha
6. Cerdas Cermat jadi Kocak, cuma Dilan emang!
Film Dilan 1990
Dilan mewakili kelasnya untuk lomba cerdas cermat. Dengan memasang wajah ganteng *emang ganteng* dan sok pinter, Dilan menjawab pertanyaan dengan ngawur! Seisi bioskop ketawa! Disini Iqbal kocak abis, jadi gemes >.<
Terlepas dari bagus atau tidaknya film ini, yang pasti semua yang terlibat dalam film ini mulai dari penulis, sutradara, kru film, dan pemain sudah melakukan yang terbaik untuk penggemar setia Dilan. Gue mau kasih nilai film ini 7,5. Karena setelah nonton film ini, gue masih ngerasa lebih suka novelnya dibanding filmnya, entahlah.
Untuk kalian yang belum nonton tapi sudah mereview kalau film ini nggak bagus, lebih baik nonton deh filmnya. Supaya kalian nggak penasaran dan bisa menuntaskan khayalan tentang Dilan hahaha. Happy watching~
Salam sayang
Dilan dan Milea
👫








0 komentar:
Posting Komentar